Istana Ungkap Alasan Baliho Prabowo Berkibar di Langit Saat HUT
NASIONAL

Istana Ungkap Alasan Baliho Prabowo Berkibar di Langit Saat HUT ke-81 RI

×

Istana Ungkap Alasan Baliho Prabowo Berkibar di Langit Saat HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini
Baliho raksasa Presiden Prabowo berkibar saat HUT RI. (Dok. Tangkapan YouTube Sekretariat Negara)

NEMUKABAR.COM – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan baliho bergambar Presiden Prabowo Subianto dibentangkan di udara dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Istana Kepresidenan.

Menurut Prasetyo, aksi tersebut merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih dari TNI atas kontribusi Prabowo dalam memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Penguatan tersebut, kata dia, tidak hanya dilakukan setelah Prabowo menjabat sebagai presiden, tetapi telah dimulai ketika Prabowo menjadi Menteri Pertahanan pada periode 2019-2024 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih juga ya karena kan di masa Pak Prabowo inilah, meskipun juga sudah dirintis sejak zaman beliau menjadi Menhan, kita benar-benar memperkuat alutsista kita,” ucap Prasetyo di Kompleks Parlemen, dikutip Nemukabar.com, Kamis (20/8/2026).

Prasetyo menilai atraksi terjun payung yang dilakukan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) juga merupakan bagian penting dari rangkaian acara. Ia menekankan bahwa aksi tersebut membutuhkan kemampuan dan persiapan khusus sehingga layak mendapatkan apresiasi.

“Itu lho yang menurut saya, menurut kami itu jauh lebih penting karena itu bukan sesuatu yang mudah,” katanya.

Selain aspek pertahanan, Prasetyo mengatakan keberadaan alutsista yang diperkuat pemerintah memiliki fungsi strategis dalam mendukung penanganan kondisi darurat. Menurut dia, Indonesia memiliki karakter geografis sebagai bagian dari kawasan ring of fire sehingga membutuhkan kemampuan pertahanan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Prasetyo mencontohkan pemanfaatan kemampuan dan peralatan yang dimiliki TNI untuk mendistribusikan bantuan ke wilayah yang terdampak bencana. Menurutnya, kapasitas tersebut telah digunakan dalam sejumlah operasi kemanusiaan, termasuk penanganan bencana di Sumatra dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Dalam waktu yang singkat kita bisa mengirimkan logistik gitu yang sudah kita pakai mulai dari bencana di Sumatra maupun kemarin di NTT,” katanya.

Baliho berukuran raksasa bergambar Prabowo menjadi salah satu atraksi yang menarik perhatian masyarakat dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Istana Merdeka, Jakarta. Aksi tersebut berlangsung sebagai bagian dari rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi.

Baliho tersebut dibentangkan di udara melalui atraksi terjun payung bertajuk Victory Jump. Sejumlah penerjun TNI melakukan aksi dari ketinggian sekitar 10 ribu kaki sembari membentangkan gambar Presiden Prabowo ketika berada di udara.

Atraksi tersebut menjadi bagian dari pertunjukan dalam peringatan kemerdekaan yang tidak hanya menampilkan unsur seremonial, tetapi juga memperlihatkan kemampuan personel dan peralatan TNI. Pemerintah menilai penguatan alutsista memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk mendukung mobilitas dan distribusi bantuan ketika terjadi bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan penjelasan tersebut, pemerintah menempatkan aksi pengibaran baliho sebagai simbol apresiasi terhadap penguatan kapasitas pertahanan sekaligus menyoroti kemampuan TNI dalam menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *