Polisi Selidiki Dugaan Pencopetan terhadap WNA di Kawasan
POLHUKAM

Polisi Selidiki Dugaan Pencopetan terhadap WNA di Kawasan HR Rasuna Said Jakarta Selatan

×

Polisi Selidiki Dugaan Pencopetan terhadap WNA di Kawasan HR Rasuna Said Jakarta Selatan

Sebarkan artikel ini
Pencopet WNA di Rasuna Said. Foto: @jakarta.terkini

NEMUKABAR.COM – Kepolisian tengah menyelidiki dugaan tindak pencopetan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video yang diduga memperlihatkan aksi pelaku beredar luas di media sosial.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto mengatakan, petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal, termasuk mengumpulkan informasi di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga berupaya mengidentifikasi korban guna memastikan kronologi peristiwa secara menyeluruh.

“Anggota sedang cek TKP dan cari tahu identitas korban,” kata Riyanto dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).

Hingga saat ini, lanjut Riyanto, korban belum mengajukan laporan resmi kepada pihak kepolisian. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan dengan mengumpulkan berbagai barang bukti, termasuk rekaman video yang diduga merekam aksi pencopetan tersebut.

“Korban belum buat laporan. Kami sudah minta video yang merekam. Di video belum jelas,” ujarnya.

Untuk mengungkap pelaku, aparat kepolisian telah mengerahkan personel patroli bersama tim Buru Sergap (Buser). Proses pencarian dilakukan berdasarkan petunjuk awal yang diperoleh dari rekaman video dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

Meski telah mengantongi sejumlah informasi awal, polisi belum bersedia mengungkap secara rinci identitas maupun ciri-ciri terduga pelaku. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyelidikan tidak terganggu dan tidak memberikan ruang bagi pelaku untuk menghindari pengejaran.

“Kalau ciri-ciri kami sampaikan di media, nanti dia tidak muncul lagi. Yang terlihat di video hanya memakai hoodie warna gelap,” ucap Riyanto.

Riyanto menambahkan bahwa identitas korban juga masih belum berhasil dipastikan. Menurut dugaan sementara, korban kemungkinan belum menyadari bahwa barang berharganya telah hilang sehingga belum mendatangi kantor polisi untuk membuat laporan.

Berdasarkan informasi awal, dugaan pencopetan terjadi ketika korban sedang berjalan di trotoar kawasan Jalan HR Rasuna Said, tepatnya di sekitar Stasiun LRT Setiabudi dan akses tangga penyeberangan orang. Dalam kejadian tersebut, korban diduga kehilangan dompet yang diambil oleh sekelompok orang.

Aksi dugaan pencopetan itu sempat disaksikan oleh sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Salah seorang di antaranya merekam kejadian tersebut menggunakan telepon genggam. Rekaman video kemudian beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik, sehingga mendorong kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *