NEMUKABAR.COM – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memimpin rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama jajaran pengurus pusat untuk membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan kondisi nasional.
Sejumlah elite partai turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Eriko Sotarduga, Bintang Puspayoga, hingga Deddy Yevri Hanteru Sitorus. Salah satu pokok pembahasan dalam pertemuan itu adalah langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino dan musim kemarau panjang yang diperkirakan terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Sebagai tindak lanjut dari pembahasan tersebut, DPP PDI Perjuangan mengeluarkan instruksi kepada seluruh struktur partai agar meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat upaya mitigasi sejak dini terhadap kemungkinan terganggunya ketersediaan pangan dan sumber daya air.
“Dengan instruksi ini, partai menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi potensi fenomena El Nino dan ancaman musim kemarau panjang,” kata Hasto.
Hasto menjelaskan bahwa langkah cepat yang diambil partainya didasarkan pada potensi dampak serius El Nino terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air bersih. Menurutnya, ancaman tersebut memerlukan respons yang terencana agar dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Ancaman nyata anjloknya pangan dan menyusutnya air akibat El Nino yang membentang setahun penuh inilah yang mendasari Ibu Megawati dan Partai bergerak cepat melakukan langkah mitigasi sedini mungkin melalui seluruh struktur partainya,” sambungnya.
Untuk memperkuat langkah mitigasi tersebut, DPP PDI Perjuangan menerbitkan Surat Instruksi Nomor 1110/IN/DPP//2026. Melalui surat tersebut, seluruh unsur Tiga Pilar Partai di berbagai daerah diminta melaksanakan delapan poin aksi tanggap darurat sebagai bagian dari strategi menghadapi dampak El Nino dan musim kemarau berkepanjangan.
Upaya tersebut melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan sebelumnya. Pada 15 Oktober 2025, DPP PDI Perjuangan juga menerbitkan Surat Instruksi Nomor 180/IN/DPP//2025 yang ditujukan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah dari kader partai agar melakukan penataan serta penguatan pengelolaan sumber daya air di wilayah masing-masing.
Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga menilai konsistensi partainya dalam menerbitkan berbagai instruksi tersebut menunjukkan komitmen terhadap pembangunan ketahanan lingkungan. Menurutnya, langkah yang dilakukan tidak bersifat reaktif, melainkan menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadapi perubahan iklim.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa PDI Perjuangan tidak hanya bergerak saat bencana tiba, melainkan konsisten membangun ketahanan lingkungan yang kokoh demi kemakmuran rakyat Indonesia,” ungkap Eriko.












