NEMUKABAR.COM – Kehadiran SUV tujuh penumpang terbaru dari Wuling Motors, Wuling Eksion, mendapat respons positif dari pasar otomotif nasional. Kendaraan yang telah diproduksi secara lokal di fasilitas manufaktur Wuling di Cikarang, Jawa Barat, itu berhasil membukukan ribuan pemesanan hanya dalam waktu singkat sejak diperkenalkan kepada publik.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, mengungkapkan bahwa hingga awal Juni 2026 jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) untuk Wuling Eksion telah mencapai sekitar 1.500 unit. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi yang menggabungkan aspek efisiensi, teknologi, dan kapasitas keluarga.
“Sekarang SPK ada 1.500 unit, dan masih ada beberapa lagi (kuota) untuk menikmati harga spesial,” ujar Gomgom saat ditemui di sela kegiatan media test drive Wuling Eksion di Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (3/6/2026).
Menurutnya, konsumen saat ini masih lebih banyak memilih varian Battery Electric Vehicle (BEV) dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Dominasi kendaraan listrik murni tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap teknologi kendaraan tanpa emisi yang kini semakin berkembang di Indonesia.
“Yang EV (BEV) 70 persen, PHEV 30 persen. Wilayah pemesanan masih banyak di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan juga Bandung dan Bali,” jelas Gomgom.
Dari sisi distribusi, Wuling juga mulai melakukan pengiriman kendaraan kepada konsumen secara bertahap. Hingga saat ini, ratusan unit telah diterima pelanggan, sementara proses distribusi terus berlangsung untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
Berdasarkan data internal perusahaan, sekitar 800 unit Wuling Eksion telah dikirimkan ke tangan konsumen. Jumlah tersebut diproyeksikan segera mendekati angka 1.000 unit seiring percepatan proses produksi dan distribusi nasional.
Untuk mendorong minat pasar, Wuling masih menawarkan program Early Bird bagi 2.000 pelanggan pertama. Program tersebut memberikan berbagai keuntungan tambahan yang dirancang untuk meningkatkan nilai kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Salah satu manfaat yang diberikan adalah layanan perawatan berkala tanpa biaya untuk varian EV maupun PHEV sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Program tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan purnajual bagi konsumen kendaraan elektrifikasi.
Selain itu, Wuling juga menghadirkan Lifetime Warranty untuk komponen utama kendaraan elektrifikasi. Garansi seumur hidup tersebut mencakup komponen inti baik pada model Battery Electric Vehicle (BEV) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sehingga memberikan perlindungan tambahan bagi pemilik kendaraan.
Dari sisi teknologi, Wuling Eksion menjadi model kedua yang mengusung platform generasi terbaru Wuling Technology di Indonesia. Kendaraan ini dibangun menggunakan Wonder Flexible Modular System (WFMS), sebuah platform modular yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan kendaraan elektrifikasi, baik listrik murni maupun hybrid plug-in.
Dengan kombinasi teknologi modern, fitur elektrifikasi, serta dukungan layanan purnajual yang komprehensif, Wuling Eksion berpotensi menjadi salah satu pemain penting di segmen SUV keluarga elektrifikasi yang saat ini terus berkembang di pasar otomotif Indonesia.












