Nemukabar.com – Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia Dewan Pimpinan Daerah (DPD) VIII SOKSI DKI Jakarta menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim pada Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momentum mempererat tali persaudaraan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Para pengurus, kader SOKSI, serta sejumlah undangan hadir dan ikut merasakan kebersamaan dalam acara tersebut.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat silaturahmi serta menumbuhkan semangat solidaritas di antara para kader dan masyarakat. Kegiatan berbagi kepada anak yatim menjadi bagian penting dari upaya menanamkan nilai kepedulian sosial yang menjadi semangat bersama.
Ketua dan jajaran pengurus DPD VIII SOKSI DKI Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk menjaga kebersamaan antar kader dan masyarakat. Selain berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, acara juga diisi dengan doa bersama agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua pihak.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga memanjatkan doa khusus untuk kesembuhan sejumlah tokoh nasional, yakni Ade Komarudin dan Akbar Tandjung. Doa dipanjatkan agar keduanya diberikan kesehatan dan kesembuhan oleh Allah SWT.
Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk almarhum dan almarhumah yang telah berpulang. Mereka adalah Almarhumah Karmia Krissanty Tandjung Nasution, putri dari Akbar Tandjung, serta Almarhum Marwoto bin Markun yang dikenal sebagai kader SOKSI DKI Jakarta. Para peserta juga mendoakan Almarhumah Ibu Hj. Odah Komara agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
DPD VIII SOKSI DKI Jakarta berharap kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini dapat terus menjadi tradisi yang memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta solidaritas di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang penuh berkah.
Dengan semangat persaudaraan, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta doa bagi mereka yang membutuhkan.












