KON Sebut Ojol Bukan Pekerja Tapi Mitra dan Hapus Program M…
NASIONAL

KON Sebut Ojol Bukan Pekerja Tapi Mitra dan Hapus Program Maxim Turbo Prioritas, ini Alasannya!

×

KON Sebut Ojol Bukan Pekerja Tapi Mitra dan Hapus Program Maxim Turbo Prioritas, ini Alasannya!

Sebarkan artikel ini
KON Sebut Ojol Bukan Pekerja Tapi Mitra dan Hapus Program Maxim Turbo Prioritas, ini Alasannya!
Foto: Driver Maxim Saat Demo Koalisi Ojol Nasional (KON) pada 30/09/2026 di Kementerian UMKM

Jakarta – Sejumlah massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Ojol Nasional (KON) melakukan aksi unjuk rasa di Kementerian Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pada Rabu 30/09/2026.

Menurut Ketua Umum Koalisi Ojol Nasional (KON), Andi Kristianto menyampaikan bahwa, program maxim Turbo Prioritas yang selama ini dijalankan oleh Aplikator Maxim dinilai sangat menyengsarakan Driver Ojol.

“Koalisi Ojol Nasional (KON) akan kawal informasi yang disampaikan oleh Kementerian UMKM, dalam waktu dekat Maxim Turbo Prioritas akan di hapuskan dalam dua hari ke depan,” ucap Andi Kristianto, saat aksi didepan Kantor Kementerian UMKM, pada Rabu 30/09/2026.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen KON, Papa Deon menyampaikan sejumlah tuntutan kepada perwakilan Kementerian UMKM, tuntutan tersebut tentu berkaitan dengan kesejahteraan Ojol, salah satunya tentang Ojol bukan pekerja tapi adalah mitra.

“Kita akan menyatakan bahwa status Ojol tetap Menjadi mitra. Kemitraan yang berkeadilan dan 8 point perjanjian kemitraan sudah disampaikan kepada Kementerian UMKM. Kami dengan tegas menolak Ojol menjadi pekerja dan meminta kementerian UMKM melaksanakan sesuatu yang tepat, bijak dan baik sesuai tupoksinya menjadi Bapak bagi OJOL serta mesosialisasikan kepada seluruh rekan OJOL di semua daerah”

Di samping itu kami meminta Kementerian UMKM harus memberikan teguran kepada aplikator yang melanggar dan merugikan Driver Ojol,” tegas Papa Deon.

Tidak hanya itu, Tenaga Ahli Menteri UMKM, Faisal, menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan KON akan ditindak lanjuti dalam waktu, ia mengaku berkewajiban memperjuangkan nasib Ojol.

“Hasil audiensi yang disampaikan oleh perwakilan Kementerian UMKM, program Maxim Turbo Prioritas, dalam waktu dekat akan panggil manajemen Maxim dan mencarikan solusinya.

Status menjadi mitra UMKM dengan aplikator nanti akan diatur pertemuan selanjutnya. Program Ojol harus di rasakan manfaatnya oleh Driver,” tutur Faisal.

Kemudian, Asisten Deputi Pembiayaan dan Investasi Kementerian UMKM, Ali Mansur, dirinya mendapat mandapat mandat menata ekosistem Ojol menjadi lebih baik. Hal itu semata-mata untuk kepentingan Ojol.

“Kami di tugaskan oleh pimpinan untuk mengawal kaitan dengan kemitraan, kami sudah menata kemitraan saat ini dengan Ojol menjadi UMKM dengan platform E-Commerce, kami akan tata terus kemitraan menjadi lebih baik,” pungkas Ali Mansur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *