NEMUKABAR.COM – Sebuah truk kontainer mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di kawasan Flyover Kranji, Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, pada Jumat (12/6/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan arus lalu lintas menuju pusat Kota Bekasi terganggu karena badan kendaraan menutup sebagian besar badan jalan.
Informasi mengenai kecelakaan tersebut disampaikan Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi melalui akun media sosial resminya. Dalam keterangannya, Dishub menyebut akses menuju arah Bekasi untuk sementara tidak dapat dilalui selama proses penanganan berlangsung.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas berupa truk kontainer terguling di Jalan Sultan Agung Flyover Kranji yang mengakibatkan akses jalan menuju arah Bekasi untuk sementara tidak dapat dilalui,” demikian seperti dikutip dalam akun Instagram Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.
Menyikapi kejadian tersebut, petugas Dinas Perhubungan bersama aparat terkait langsung diterjunkan ke lokasi. Mereka melakukan pengamanan area, mengatur arus lalu lintas, serta membantu proses evakuasi kendaraan berat agar kondisi jalan dapat segera kembali normal.
Proses evakuasi truk kontainer dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Sehubungan dengan proses tersebut, Dishub Kota Bekasi mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melintasi ruas Jalan Jembatan Kranji menuju arah Kota Bekasi guna menghindari kepadatan kendaraan.
“Diimbau kepada seluruh pengguna jalan agar menghindari ruas Jalan Jembatan Kranji menuju arah Bekasi karena sedang dilakukan proses evakuasi truk kontainer yang terguling,” demikian seperti dikutip.
Pengendara juga diminta memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama dan memperlancar proses evakuasi.
“Gunakan jalur alternatif dan ikuti petunjuk petugas demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” sambungnya.
Hingga proses evakuasi berlangsung, belum terdapat informasi resmi mengenai penyebab kecelakaan maupun adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan arus lalu lintas dapat kembali normal secepat mungkin.












