NEMUKABAR.COM – Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 berlangsung meriah di Stadion Azteca, Meksiko, Kamis (11/6/2026) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Ribuan suporter yang memadati stadion disuguhi pertunjukan musik spektakuler yang menghadirkan sejumlah musisi internasional, termasuk Shakira dan Burna Boy sebagai penampil utama.
Kedua musisi tersebut menutup rangkaian seremoni pembukaan dengan membawakan lagu Dai Dai, yang menjadi salah satu lagu resmi Piala Dunia 2026. Penampilan mereka mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memenuhi stadion bersejarah tersebut.
Lagu Dai Dai mengusung istilah dalam bahasa Italia yang memiliki arti “ayo” atau “mari kita mulai”. Makna tersebut dinilai merepresentasikan semangat kompetisi sepak bola terbesar di dunia yang mempertemukan negara-negara dari berbagai benua dalam satu panggung olahraga global.
Tidak hanya menghadirkan Shakira dan Burna Boy, FIFA juga melibatkan sejumlah musisi ternama untuk memeriahkan pembukaan turnamen. Penyanyi reggaeton asal Kolombia, J Balvin, turut tampil bersama Tyla, penyanyi dan penulis lagu asal Afrika Selatan. Sementara itu, grup rock legendaris Meksiko, Mana, juga menjadi bagian dari perayaan yang menandai dimulainya Piala Dunia 2026.
Kehadiran para musisi lintas negara tersebut mencerminkan komitmen FIFA dalam menghadirkan perayaan yang merepresentasikan keberagaman budaya global. Edisi kali ini juga menjadi tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya Piala Dunia diikuti oleh 48 negara peserta.
Partisipasi Shakira dalam seremoni pembukaan kembali menegaskan kedekatannya dengan ajang Piala Dunia. Hubungan penyanyi asal Kolombia itu dengan turnamen empat tahunan tersebut telah terjalin sejak 2006 ketika FIFA mengundangnya tampil dalam upacara penutupan kompetisi.
Popularitas Shakira di panggung Piala Dunia semakin menguat saat ia membawakan lagu resmi turnamen 2010 di Afrika Selatan. Berkolaborasi dengan grup Afro-fusion asal Afrika Selatan, Freshlyground, ia mempersembahkan lagu Waka Waka (This Time for Africa) yang kemudian berkembang menjadi fenomena musik global.
Lagu tersebut sukses menembus berbagai tangga lagu internasional dan menjadi identitas kuat Piala Dunia 2010. Penampilan Shakira dalam seremoni pembukaan maupun penutupan turnamen semakin memperkuat keterkaitan antara lagu tersebut dengan dunia sepak bola.
Hingga saat ini, Waka Waka masih dianggap sebagai salah satu lagu resmi Piala Dunia paling populer sepanjang sejarah. Video musiknya yang menampilkan sejumlah pesepak bola ternama dunia juga telah memperoleh miliaran tayangan di berbagai platform digital.
Kesuksesan tersebut membuat nama Shakira terus menjadi bagian dari narasi Piala Dunia. Pada edisi 2014 di Brasil, ia kembali terlibat melalui lagu Dare (La La La) yang mengusung tema sepak bola dan semangat kompetisi internasional.
Selain tampil pada seremoni pembukaan, Shakira juga dijadwalkan menjadi salah satu pengisi acara pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia 2026. Dalam agenda tersebut, ia disebut akan berbagi panggung bersama Madonna dan grup K-Pop BTS dalam sebuah pertunjukan berskala global.
Pada penyelenggaraan tahun ini, FIFA memperkenalkan konsep baru dalam pelaksanaan seremoni pembukaan. Jika pada edisi-edisi sebelumnya hanya terdapat satu acara pembukaan utama, Piala Dunia 2026 menghadirkan seremoni terpisah di masing-masing negara tuan rumah, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.
Di Kanada, penyanyi Michael Buble dan Alanis Morissette dijadwalkan menjadi bintang utama pada acara pembukaan yang berlangsung di BMO Field, Toronto, sebelum pertandingan Kanada menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada 12 Juni.
Sementara itu, Amerika Serikat juga menyiapkan hiburan berskala besar menjelang pertandingan tim nasional mereka melawan Paraguay di SoFi Stadium, Los Angeles. Penyanyi pop Katy Perry bersama rapper Future akan tampil sebagai bagian dari rangkaian pembukaan yang digelar pada hari yang sama.
Melalui konsep multi-seremoni tersebut, FIFA berupaya memperluas jangkauan perayaan Piala Dunia sekaligus menampilkan identitas budaya masing-masing negara tuan rumah kepada audiens global.












