Jelang Idul fitri, Prabowo Cek Kesiapan BBM, LPG, dan Stok Beras
NASIONAL

Jelang Idul Fitri, Prabowo Cek Kesiapan BBM, LPG, dan Stok Beras Nasional

×

Jelang Idul Fitri, Prabowo Cek Kesiapan BBM, LPG, dan Stok Beras Nasional

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, didampingi beberapa Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

NEMUKABAR.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Istana Merdeka pada Rabu (4/3/2026). Pertemuan ini difokuskan untuk memastikan kesiapan pasokan energi dan pangan nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam rapat tersebut, pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terkait ketersediaan stok, distribusi, serta stabilitas harga bahan pokok dan energi selama periode Ramadan hingga Lebaran.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Keduanya melaporkan secara langsung kepada Presiden mengenai kondisi terkini pasokan nasional.

Usai rapat, Bahlil menyampaikan bahwa sektor energi nasional saat ini berada dalam kondisi stabil. Ia menegaskan pasokan bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul fitri.

“Baik saya maupun Pak Zul sudah menyampaikan kepada Presiden, dari sektor energi maupun pangan terhadap harga-harga juga masih dalam kondisi yang terjangkau,” kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia menambahkan Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga.

“Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan lebaran, terutama menyangkut dengan energi. BBM tidak boleh langka, kemudian LPG, kemudian pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Zulkifli Hasan memastikan kondisi pangan nasional berada dalam situasi aman. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi gangguan pasokan, termasuk yang mungkin dipicu oleh konflik global.

Menurutnya, cadangan beras nasional saat ini berada pada tingkat yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Aman, stok aman. Kita beras cukup. Stok sekitar 4 juta ton, lebih dari cukup,” ungkap Zulkifli Hasan.

Pemerintah menyadari bahwa periode Ramadan dan Idul fitri biasanya diikuti peningkatan konsumsi masyarakat secara signifikan. Karena itu, ketersediaan pangan dan energi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi serta daya beli.

Rapat terbatas tersebut juga membahas penguatan koordinasi lintas kementerian guna memastikan distribusi berjalan lancar di seluruh daerah. Pemerintah menegaskan pengawasan akan diperketat untuk mencegah praktik penimbunan maupun gangguan distribusi yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *