Karina Ranau Kenang Mendiang Epy Kusnandar di Hari
NASIONAL

Karina Ranau Kenang Mendiang Epy Kusnandar di Hari Anniversary, Surat Haru Tuai Simpati

×

Karina Ranau Kenang Mendiang Epy Kusnandar di Hari Anniversary, Surat Haru Tuai Simpati

Sebarkan artikel ini
Pemotretan Epy Kusnandar dan Karina Ranau pakai busana ikonik yang penuh kenangan. [IG: @karinaranau9]

NEMUKABAR.COM – Aktris Karina Ranau membagikan ungkapan emosional saat memperingati hari jadi pernikahannya dengan mendiang aktor Epy Kusnandar. Melalui akun Instagram pribadinya, Karina mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya mengenakan gaun pengantin, disertai surat penuh makna sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan kerinduan kepada sang suami yang telah wafat.

Unggahan tersebut menjadi perhatian publik karena dibagikan hampir delapan bulan setelah Epy Kusnandar meninggal dunia pada 3 Desember 2025. Momen peringatan hari pernikahan itu dimanfaatkan Karina untuk mengenang perjalanan panjang rumah tangga mereka serta menyampaikan doa bagi mendiang suaminya.

Mengenang Perjalanan Cinta Selama Dua Dekade

Dalam surat yang diunggahnya, Karina mengenang kisah cinta mereka sejak masa berpacaran hingga membangun rumah tangga. Ia menyebut kebersamaan mereka telah berlangsung selama 22 tahun, sebuah perjalanan yang dipenuhi berbagai pengalaman, suka maupun duka.

“Terimakaasih ya pih untuk waktu pacaran dan akhirnya kita menikah jika di gabungkan kedua waktu itu cukup panjang 22 Tahun selalu ada di samping papi. Terima kasih atas semua kebaikan yang pernah papi berikan buat Bunda, Que, anak-anak papi, A Adi, A Kodrat, semua teman-teman yang pernah mengenal Papi. Kebaikanmu terus bermunculan dari orang-orang yang pernah mengenalmu,” tulis Karina.

Menurut Karina, sosok Epy dikenang sebagai pribadi yang meninggalkan banyak kebaikan bagi keluarga maupun orang-orang di sekitarnya. Ia mengaku masih sering mendengar cerita mengenai sikap baik almarhum dari sahabat dan kerabat yang pernah mengenalnya.

Mengaku Belum Mampu Menerima Kepergian Sang Suami

Karina juga mengungkapkan bahwa hingga kini dirinya masih berusaha menerima kenyataan atas kepergian Epy Kusnandar. Ia bahkan mengaku masih berharap semua yang dialaminya hanyalah mimpi dan belum memiliki keberanian untuk kembali memasuki ruang kecil yang dahulu menjadi tempat mereka menghabiskan waktu bersama.

“Bunda masih berharap bahwa ini semua hanya mimpi. Setelah bangun dari mimpi ini, bunda ingin masakin makan kesukaan papi, bikinin kopi, cerita di ruang mungil yang 15 Tahun kita tempati. Sejak papi tak sadar pagi itu, dan akhirnya di siang hari 3 Desember 2025 Papi pergi selamanya ninggalin Bunda dan kami semua, hingga hari ini Bunda belum sanggup untuk kembali dan melangkah ke ruang kecil itu,” curhat Karina.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa proses berduka masih menjadi perjalanan emosional yang belum sepenuhnya selesai bagi Karina dan keluarganya.

Merindukan Kehangatan dalam Kehidupan Sehari-hari

Selain mengenang perjalanan hidup bersama, Karina mengungkapkan kerinduannya terhadap berbagai momen sederhana yang pernah mereka jalani. Ia merindukan suara, tawa, percakapan, hingga perdebatan kecil yang dahulu menjadi bagian dari dinamika rumah tangga mereka.

“Hati ini rasanya hancur berkeping-keping, hampa, sunyi, tak ada lagi suaramu, canda tawamu, tak ada lagi kehangatan, perdebatan, bahagia, marah, berantem, Bunda rindu sekali suasana itu pih,” ungkapnya.

Karina juga menyampaikan keinginannya untuk kembali menjalani rutinitas sederhana, seperti memasakkan makanan favorit dan menyeduhkan kopi bagi sang suami, sesuatu yang kini hanya dapat dikenangnya melalui memori.

Bangga Melihat Anak Tetap Tegar

Di tengah kesedihan yang masih dirasakan, Karina mengaku bersyukur melihat putra mereka, Quentin Stanislavski Kusnandar, tumbuh menjadi sosok yang lebih dewasa dan selalu memberikan dukungan kepadanya.

“Sekarang Quentin Stanislavski Kusnandar sudah menjelma menjadi anak yang kuat, dewasa, dan selalu ada di dekat Bunda, dia makin pintar dan ganteng seperti kamu,” ujar Karina.

Ia menilai kekuatan yang ditunjukkan sang anak menjadi sumber semangat untuk terus melanjutkan kehidupan setelah kehilangan sosok kepala keluarga.

Menutup dengan Doa dan Ucapan Anniversary

Menutup suratnya, Karina memanjatkan doa agar mendiang Epy Kusnandar memperoleh ampunan serta tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga menyampaikan ucapan hari jadi pernikahan yang sarat makna sebagai bentuk cinta yang diyakininya tetap abadi meski dipisahkan oleh kematian.

“Happy Anniversary. Epy Kusnandar love Karina Ranau.”

Unggahan tersebut mendapat banyak respons dari warganet yang turut menyampaikan doa dan dukungan kepada Karina Ranau. Banyak di antaranya menilai kisah cinta pasangan tersebut menjadi gambaran tentang kesetiaan, ketulusan, serta kuatnya ikatan keluarga yang tetap hidup melalui kenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *