NEMUKABAR.COM – Manajer Pep Guardiola tetap menunjukkan keyakinan tinggi meski Manchester City harus angkat kaki dari Liga Champions UEFA musim ini. Ia menegaskan bahwa timnya masih memiliki peluang besar untuk bangkit dan tampil lebih solid pada musim berikutnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Guardiola usai laga leg kedua babak 16 besar yang digelar di Etihad Stadium. Dalam pertandingan tersebut, City kembali menelan kekalahan dari Real Madrid dengan skor 1-2.
Hasil di kandang sendiri itu sekaligus memastikan langkah City terhenti di kompetisi elit Eropa. Kekalahan tersebut menjadi penutup perjalanan mereka setelah sebelumnya juga takluk 0-3 pada leg pertama di Spanyol.
Dengan agregat akhir 1-5 untuk keunggulan Real Madrid, ambisi The Cityzens untuk meraih trofi Liga Champions musim ini pun harus pupus. Dominasi tim tamu di dua leg membuat City kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.
Guardiola menerima hasil tersebut dengan sikap profesional. Ia memberikan penghormatan kepada performa impresif lawan sekaligus menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh di internal tim.
Dalam sesi wawancara setelah pertandingan, Guardiola memilih tidak menyalahkan anak asuhnya. Ia menilai para pemain sudah bekerja keras, meskipun situasi pertandingan menjadi semakin sulit.
Menurutnya, kondisi semakin berat karena tim harus bermain dengan 10 orang, yang membuat peluang menghadapi tim sekelas Real Madrid menjadi sangat kecil.
“Saya sangat menyukai cara tim mengawali permainan pada awal babak pertama tadi,” ungkap Guardiola.
Ia juga menilai kualitas Real Madrid sebagai faktor penentu. Menurutnya, klub asal Spanyol tersebut memiliki kemampuan luar biasa dalam memanfaatkan setiap celah kesalahan lawan.
Pelatih asal Spanyol itu pun turut memberikan ucapan selamat kepada Los Blancos atas keberhasilan mereka melangkah ke babak perempat final.
Guardiola menegaskan bahwa kekalahan ini akan menjadi bahan pembelajaran penting bagi tim dalam melakukan pembenahan ke depan.
Meski tersingkir lebih cepat dari harapan, Guardiola optimistis masa depan Manchester City tetap cerah. Ia percaya timnya akan tampil jauh lebih baik pada musim mendatang.
Bahkan, ia yakin City akan kembali menjadi kekuatan besar di Liga Champions musim 2026/2027.
“Kami memiliki sederet pemain yang fantastis dan saya sangat yakin kami akan kembali lebih kuat tahun depan,” lanjutnya.
Guardiola juga menyoroti potensi besar yang dimiliki skuadnya saat ini. Ia melihat banyak pemain muda yang bisa berkembang menjadi tulang punggung tim.
Beberapa nama seperti Khusanov, Cherki, dan Semenyo disebut sebagai pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer Liga Champions.
Menurut Guardiola, pengalaman tersebut sangat penting untuk proses adaptasi mereka menghadapi tekanan di level tertinggi sepak bola Eropa.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa pengalaman musim ini akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan mental dan kualitas tim secara keseluruhan.












