Reformasi Polri Jadi Prioritas Kebangsaan: Jimly Bahas Agenda
BERITA

Reformasi Polri Jadi Prioritas Kebangsaan: Jimly Bahas Agenda Sistemik Bersama Megawati

×

Reformasi Polri Jadi Prioritas Kebangsaan: Jimly Bahas Agenda Sistemik Bersama Megawati

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, melakukan pertemuan selama sekitar 2,5 jam dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya.

NEMUKABAR.COM – Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, melakukan pertemuan selama sekitar 2,5 jam dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya. Pertemuan tersebut turut dihadiri mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, sebagai figur yang juga memiliki rekam jejak panjang dalam kajian sistem hukum nasional.

Menurut Jimly, sejumlah isu strategis kebangsaan menjadi fokus pembahasan, khususnya agenda reformasi Polri, reformasi hukum, dan pembenahan sistem peradilan. Ia menegaskan bahwa reformasi Polri merupakan “kebutuhan sistemik negara” yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan akuntabilitas, serta memperluas kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Selain mengulas isu reformasi sektor keamanan, Jimly menyampaikan bahwa pembicaraan juga menyinggung aspek yang lebih luas, yaitu upaya penyempurnaan sistem ketatanegaraan. diskusi tersebut dinilai penting mengingat dinamika politik dan tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan tersebut, Jimly menyerahkan bukunya berjudul “Menuju Perubahan Kelima Undang-Undang Dasar RI Tahun 1945” kepada Presiden kelima RI tersebut. Buku itu memuat analisis konstitusional dan gagasan pembaruan sistem ketatanegaraan yang dianggap relevan dengan agenda reformasi institusional termasuk di tubuh Polri.

Pertemuan ini dipandang sebagai bagian dari upaya konsolidasi pemikiran lintas tokoh bangsa untuk memastikan bahwa reformasi Polri dilakukan secara terarah, akademik, dan bebas dari politisasi, sehingga Polri dapat semakin kuat sebagai institusi penjaga stabilitas nasional dan pelindung masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *