NEMUKABAR.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti belum tersedianya menara pemancar TVRI di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, yang menyebabkan masyarakat setempat kesulitan mengakses siaran televisi publik. Hal tersebut disampaikan Rano saat membuka 8th INFOBANK Green Golf Tournament di Pondok Indah Golf Course, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2).
Pernyataan itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan penggalangan dana untuk aksi sosial berupa pembangunan sekolah serta penanaman 10.000 pohon mangrove di Pulau Pari.
Dalam sambutannya, Rano menjelaskan Kepulauan Seribu memiliki 128 pulau, termasuk Pulau Pari. Namun hingga kini, pulau tersebut masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar penunjang layanan publik.
Selain belum memiliki sekolah menengah kejuruan (SMK), Pulau Pari juga belum dilengkapi menara pemancar TVRI yang memadai bagi masyarakat.
Ketiadaan pemancar televisi publik membuat warga Pulau Pari belum dapat menikmati siaran informasi, edukasi, maupun layanan publik secara optimal. Padahal, televisi publik kerap menjadi sumber informasi penting, termasuk program pendidikan dan informasi kebencanaan.
Selama ini masyarakat hanya mengandalkan sinyal terbatas yang tidak selalu stabil, terutama karena kondisi geografis wilayah kepulauan.
Menanggapi persoalan tersebut, Rano menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menjalin kerja sama dengan TVRI untuk menghadirkan menara pemancar di wilayah Kepulauan Seribu.
“Ini menjadi perhatian kami. Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan TVRI agar akses siaran televisi publik bisa dirasakan masyarakat di pulau-pulau,” ujar Rano.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi sekaligus mengurangi kesenjangan layanan publik antara wilayah kepulauan dan daratan Jakarta.
Pada kesempatan yang sama, Rano turut mengapresiasi penyelenggaraan 8th INFOBANK Green Golf Tournament yang membawa misi sosial bagi Pulau Pari.
“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, saya mengucapkan terima kasih atas atensi dari kegiatan ini yang ingin berbuat sesuatu untuk Pulau Pari,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Seribu.
Pembukaan turnamen golf tersebut juga diwarnai aksi simbolis berupa penanaman pohon trembesi dan pelepasan burung oleh Rano Karno. Kegiatan ini mencerminkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan sekaligus dukungan terhadap pembangunan sosial di wilayah kepulauan.












