Asap Karhutla dan Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan, Bandara
REGIONAL

Asap Karhutla dan Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan, Bandara Pattimura Batalkan Seluruh Jadwal

×

Asap Karhutla dan Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan, Bandara Pattimura Batalkan Seluruh Jadwal

Sebarkan artikel ini
Proyek Bandara Pattimura Ambon yang mampu diselesaikan oleh PT Hutama Karya (Persero) selama pandemi Covid-19. (Dok HK).

AMBON – Operasional penerbangan di Bandara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku, kembali mengalami gangguan akibat kondisi cuaca yang memburuk dan terbatasnya jarak pandang karena asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Minggu (18/10/2026), pengelola bandara membatalkan seluruh penerbangan yang dijadwalkan beroperasi demi menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan udara.

Dikutip dari Antara, Minggu (18/10/2026), General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Pattimura Ambon, Johan Seno Acton, menjelaskan bahwa kondisi meteorologi yang tidak mendukung membuat operasional penerbangan tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

“Keselamatan dan keamanan penerbangan harus selalu menjadi prioritas utama. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa akibat kondisi cuaca buruk dan jarak pandang rendah yang melanda beberapa hari terakhir,” ujar dia.

Berdasarkan catatan pengelola bandara, pembatalan pada Minggu mencakup penerbangan menuju sejumlah daerah, antara lain Nabire, Jakarta, Banda Neira, Wahai, Makassar, Kufar di Kabupaten Seram Bagian Timur, Moa, Saumlaki, Langgur, Surabaya, dan Ternate.

Gangguan operasional tersebut bukan kali pertama terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (17/10/2026), penerbangan dengan tujuan Saumlaki, Nabire, Langgur, Sorong, Ternate, Surabaya, Makassar, serta Jakarta juga mengalami pembatalan.

Sementara itu, sepanjang 14–16 Oktober 2026, sejumlah penerbangan menuju Ternate, Kufar, dan Langgur turut dibatalkan. Pada 14 Oktober, gangguan operasional juga menyebabkan penundaan jadwal penerbangan untuk rute Saumlaki, Langgur, Sorong, Ternate, Makassar, dan Surabaya.

Bandara Siapkan Layanan bagi Penumpang Terdampak

Di tengah pembatalan penerbangan, pengelola Bandara Internasional Pattimura berupaya memberikan dukungan kepada penumpang yang terdampak. Johan menyampaikan bahwa pihaknya menyediakan makanan ringan dan minuman sebagai bagian dari layanan pemulihan selama penumpang menunggu kepastian penanganan perjalanan mereka.

Pengelola bandara juga menjaga agar fasilitas terminal tetap berfungsi secara optimal. Kebersihan, kesejukan, dan kenyamanan ruang tunggu menjadi perhatian untuk membantu penumpang yang harus berada lebih lama di bandara akibat perubahan jadwal penerbangan.

Bagi penumpang yang penerbangannya dibatalkan, petugas mengarahkan mereka untuk mendatangi loket layanan pelanggan maskapai masing-masing. Melalui saluran tersebut, penumpang dapat mengajukan pengembalian dana atau refund maupun penjadwalan ulang atau reschedule, sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku.

Johan menegaskan bahwa proses pengembalian dana, perubahan jadwal, serta pemberian kompensasi atas pembatalan atau penundaan penerbangan merupakan tanggung jawab maskapai penerbangan. Adapun pengelola bandara berfokus pada penyediaan fasilitas, pemeliharaan ketertiban terminal, dan penyampaian informasi yang dibutuhkan para pengguna jasa.

Keselamatan Penerbangan Menjadi Prioritas

Kondisi cuaca buruk dan penurunan jarak pandang akibat asap karhutla menjadi tantangan bagi kelancaran transportasi udara di wilayah Maluku. Gangguan tersebut berdampak pada mobilitas penumpang, terutama mereka yang hendak melakukan perjalanan antardaerah maupun menuju kota-kota besar di Indonesia.

Pengelola Bandara Internasional Pattimura menyatakan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam menghadapi situasi tersebut. Keputusan operasional akan mempertimbangkan kondisi yang memungkinkan penerbangan berlangsung secara aman, sementara penumpang diimbau mengikuti informasi resmi dari pihak bandara dan maskapai terkait perkembangan jadwal perjalanan.

Pembatal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *