NEMUKABAR.COM – Aktris dan aktivis kemanusiaan Angelina Jolie kembali menyentuh publik dengan membuka kisah paling personal dalam hidupnya. Bintang Hollywood sekaligus ibu enam anak ini menjadi wajah sampul edisi perdana majalah Time France, di mana ia tampil tanpa menyembunyikan bekas luka mastektomi di payudaranya.
Pemotretan yang dilakukan fotografer ternama Nathaniel Goldberg tersebut tidak sekadar menampilkan sisi artistik, tetapi juga sarat makna. Melalui wawancara eksklusif, Jolie menegaskan bahwa keputusannya menampilkan bekas operasi itu merupakan bentuk empati dan solidaritas kepada jutaan perempuan di seluruh dunia yang tengah berjuang melawan kanker.
“Aku berbagi luka ini dengan banyak perempuan yang aku cintai. Aku selalu terharu melihat perempuan lain berani membagikan kisah hidup mereka,” ujar Jolie dalam wawancara bersama Time France, Rabu (17/12/2025).
Keberanian Jolie mengingatkan publik pada langkah medis besar yang diambilnya pada 2013. Saat itu, ia mengumumkan telah menjalani mastektomi ganda sebagai tindakan pencegahan setelah hasil tes genetik menunjukkan risiko tinggi kanker payudara dan ovarium—penyakit yang juga merenggut nyawa ibunya. Pada 2015, Jolie kembali menjalani operasi pengangkatan indung telur sebagai bagian dari upaya pencegahan lanjutan.
Keputusan tersebut kemudian memicu fenomena global yang dikenal sebagai “Efek Angelina”, di mana kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker meningkat secara signifikan di berbagai negara.
Dalam wawancara tersebut, Jolie tidak hanya berbicara tentang perjalanan pribadinya, tetapi juga menyoroti kesenjangan akses layanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa hak atas skrining dan perawatan medis seharusnya dapat dinikmati semua perempuan, tanpa dibatasi faktor ekonomi maupun lokasi tempat tinggal.
“Akses terhadap pemeriksaan dan perawatan kesehatan tidak boleh ditentukan oleh kemampuan finansial atau latar belakang sosial,” tegasnya.
Selain isu kesehatan, wawancara ini turut mengulas proyek film terbaru Jolie berjudul Coutures, karya sutradara Prancis Alice Winocour, yang dijadwalkan tayang pada 18 Februari 2026. Film tersebut disebut memiliki keterkaitan emosional dengan pengalaman Jolie dalam menghadapi ancaman kanker, menjadikannya salah satu proyek paling personal dalam kariernya.
Sebagai informasi, edisi ini menandai debut resmi Time France setelah hak penerbitannya diambil alih oleh grup media milik pengusaha Dominique Busso. Kehadiran Angelina Jolie di sampul perdana dinilai sebagai langkah strategis yang kuat, sekaligus membawa pesan kemanusiaan yang mendalam.












