afo-lim-rumah-modular-1-hari-foss-group
BERITA

Rumah Modular Super Cepat Siap Dorong Pemerataan Pembangunan Nasional

×

Rumah Modular Super Cepat Siap Dorong Pemerataan Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini
Foss Group ( Rumah Modular).

Nemukabar.com – Foss Group, perusahaan teknologi konstruksi milik pengusaha nasional Afo Lim, merilis inovasi rumah modular modern yang dapat diselesaikan hanya dalam satu hari. Konsep hunian cepat ini dikenal sebagai rumah knock down, rumah lipat, atau plug and play. Terobosan tersebut dihadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan percepatan pembangunan dan penyediaan hunian layak di Indonesia, terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang masih terbebani backlog perumahan.

Teknologi rumah modular buatan Foss Group memanfaatkan kerangka baja berkualitas tinggi yang dikombinasikan dengan material UPVC dan sandwich panel. Struktur ini memberikan daya tahan jangka panjang, higienitas maksimal, dan perlindungan terhadap panas serta kebisingan. Selain itu, fleksibilitas sistem modular memungkinkan bangunan dipindahkan maupun diperluas sesuai kebutuhan lapangan. Efisiensinya membuat proses pembangunan menjadi cepat, hemat tenaga kerja, dan jauh lebih terjangkau.

Dalam keterangan resminya, Afo Lim menegaskan bahwa inovasi ini dirancang sebagai solusi strategis untuk mempercepat penyediaan hunian dan fasilitas publik di seluruh Indonesia. Ia menuturkan bahwa Foss Group menargetkan dapat berkontribusi pada pembangunan hingga tiga juta unit rumah subsidi dengan menggandeng pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. “Kami ingin menghadirkan konstruksi cepat, kuat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Founder Foss Group, Afo Lim, dalam keterangannya, Minggu, (30/11/2025).

Teknologi modular ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan perumahan, tetapi juga dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan lintas kementerian dan lembaga negara. Pada sektor sosial, sistem ini dapat diterapkan untuk rumah subsidi, hunian ASN dan masyarakat berpenghasilan rendah, permukiman transmigrasi, hingga pembangunan sekolah berbasis komunitas. Untuk penanganan bencana, rumah modular menjadi solusi yang dapat memberikan hunian sementara secara cepat dan aman bagi masyarakat terdampak.

Pada sektor kelautan, teknologi ini dapat digunakan untuk pembangunan kampung nelayan modern, fasilitas penyimpanan ikan dingin, pasar ikan modular, maupun gudang perahu yang semuanya dapat dikerjakan tanpa proses konstruksi yang panjang. Penerapannya juga membantu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperbaiki rantai distribusi hasil laut.

Di bidang pertanian, rumah modular mendukung pembangunan fasilitas lumbung pangan, mess petani, pusat penyuluhan, serta gudang benih dan pupuk yang tersebar di berbagai daerah. Kehadirannya memperkuat rantai pasok dari pusat produksi menuju pasar. Untuk program makan bergizi gratis di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal, teknologi modular membuka peluang pembangunan fasilitas makan, klinik terpencil, dan pusat logistik tanpa hambatan peralatan berat.

Pada sektor pertahanan, sistem konstruksi cepat ini dapat diterapkan dalam pembangunan barak, pos komando, pos pengamanan pantai, hingga hangar ringan yang diperlukan untuk operasi kemanusiaan maupun penugasan TNI. Sementara itu, di sektor industri dan pertambangan, rumah modular menjadi solusi efektif untuk pembangunan mess pekerja, kantor proyek, dan gudang logistik yang berlokasi di area remote dengan akses terbatas.

Keunggulan material dan metode konstruksi menjadi nilai utama sistem ini. Kerangka baja memberikan kekuatan dan ketahanan terhadap gempa, sandwich panel menawarkan perlindungan suhu dan suara, sementara material UPVC membuat bangunan lebih higienis dan minim perawatan. Efisiensi waktu yang memungkinkan instalasi selesai dalam satu hari menjadikan teknologi ini sebagai terobosan besar dalam industri konstruksi modern Indonesia.

Di akhir penyampaiannya, Afo Lim menegaskan bahwa inovasi rumah modular bukan hanya proyek bisnis, melainkan komitmen untuk mempercepat pemerataan pembangunan nasional. Dengan filosofi “Bangun Hari Ini, Gunakan Hari Ini,” Foss Group berharap dapat menjadi bagian penting dalam mendorong Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *