NEMUKABAR.COM – Aktor ternama Hollywood, Will Smith, tengah menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh Brian King Joseph, seorang pemain biola sekaligus finalis America’s Got Talent musim ke-13. Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan pemecatan sepihak yang dialami Joseph setelah ia melaporkan insiden yang ia nilai sebagai pelecehan seksual selama tur dunia “Based on a True Story” pada 2025.
Gugatan resmi didaftarkan di Pengadilan Tinggi California pada Selasa lalu. Dalam dokumen hukum itu, Joseph menuding Smith dan perusahaan manajemennya, Treyball Studios, bertanggung jawab atas sebuah peristiwa yang terjadi di Las Vegas pada Maret 2025. Ia mengaku kamar hotelnya dimasuki oleh orang tak dikenal tanpa izin, yang kemudian meninggalkan pesan bernada seksual dan mengancam.
Joseph juga menyebut ditemukannya sejumlah barang mencurigakan di kamar tersebut, termasuk botol obat HIV, sebuah tas, serta secarik catatan bertuliskan pesan personal yang ditandatangani dengan nama “Stone F.” Ia meyakini kejadian tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari rangkaian perilaku yang lebih luas.
Dalam gugatan itu, Joseph turut mengklaim bahwa sebelum insiden terjadi, Smith diduga membangun kedekatan personal secara intens yang dinilai sebagai upaya manipulatif. Salah satu pernyataan Smith dalam pertemuan tertutup disebut berbunyi, “You and I have such a special connection that I don’t have with anyone else.”
Setelah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak hotel, kepolisian setempat melalui jalur non-darurat, serta manajemen tur, Joseph mengaku justru mendapat tekanan. Ia disebut diperingatkan bahwa posisinya dalam tur terancam. Tak lama kemudian, ia benar-benar diberhentikan dan digantikan oleh pemain biola lain.
Joseph menilai pemecatan tersebut sebagai bentuk pembalasan atas laporannya. Ia mengaku mengalami tekanan psikologis berat, kerugian ekonomi, rusaknya reputasi profesional, hingga trauma berkepanjangan yang didiagnosis sebagai PTSD. Melalui gugatan ini, ia menuntut ganti rugi atas dampak personal dan finansial yang dialaminya.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak kuasa hukum Brian King Joseph maupun perwakilan Will Smith belum memberikan pernyataan resmi. Kasus ini pun menyita perhatian luas publik karena melibatkan figur publik kelas dunia serta tuduhan serius terkait pelecehan dan pembalasan di lingkungan kerja.












