Telkom Akses Perketat K3 Ruang Terbatas, Keselamatan Teknisi
NASIONAL

Telkom Akses Perketat K3 Ruang Terbatas, Keselamatan Teknisi Jadi Prioritas Transformasi Digital

×

Telkom Akses Perketat K3 Ruang Terbatas, Keselamatan Teknisi Jadi Prioritas Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini

NEMUKABAR.COM – Di balik pembangunan jaringan digital nasional, para teknisi PT Telkom Akses bekerja dalam kondisi yang kerap luput dari perhatian publik. Mereka menelusuri manhole, chamber, dan kanal bawah tanah tempat serat optik dibentangkan—ruang sempit yang menyimpan risiko tinggi bagi keselamatan kerja.

Sebagai anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Telkom Akses menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dengan memperkuat penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), khususnya pada aktivitas di ruang terbatas atau confined space. Perusahaan menilai perlindungan teknisi sebagai fondasi utama transformasi digital yang berkelanjutan.

Sejak Oktober 2021, Telkom Akses telah menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bekerja di ruang terbatas yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang K3 serta pedoman Direktorat Pengawasan Norma K3. SOP tersebut mengatur tahapan kerja secara menyeluruh, mulai dari identifikasi bahaya, pengukuran kadar oksigen, penggunaan alat pelindung diri, hingga prosedur penyelamatan darurat.

Setiap pekerjaan diwajibkan melalui mekanisme permit to work dan berada di bawah pengawasan fungsi Health, Safety, and Environment (HSE). Perusahaan menilai disiplin terhadap prosedur menjadi kunci utama mencegah kecelakaan fatal di area berisiko tinggi.

Untuk membangun budaya keselamatan berkelanjutan, Telkom Akses secara rutin menggelar pelatihan dan sertifikasi K3. Salah satunya Sertifikasi Keselamatan Ruang Kerja Terkait Ruang Terbatas yang dilaksanakan pada 18–22 Agustus 2025 dan diikuti teknisi dari seluruh regional.

Kebijakan ini juga selaras dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Dari sisi sosial, K3 melindungi pekerja dan keluarganya, sementara dari aspek tata kelola, seluruh proses kerja terdokumentasi secara akuntabel.

Telkom Akses menegaskan bahwa kekuatan infrastruktur digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh keselamatan manusia yang mengoperasikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *