Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Jelang Akhir Pekan
NASIONAL

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Jelang Akhir Pekan

×

Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Jelang Akhir Pekan

Sebarkan artikel ini
Uang Pecahan 100 dan 50 Ribuan. (Foto: Istimewah).

NEMUKABAR.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Jumat, 16 Januari 2026. Mata uang Garuda bergerak dalam kisaran Rp16.835 hingga Rp16.981 per dolar AS, dipengaruhi sentimen global dan penguatan dolar di pasar internasional.

Berdasarkan data perbankan, kurs e-Rate Bank Central Asia (BCA) pada pukul 00.01 WIB tercatat di level Rp16.835 per dolar AS untuk pembelian dan Rp16.915 untuk penjualan. Sementara Hana Bank mencatat kurs beli Rp16.813 dan kurs jual Rp16.981 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, rupiah berada di posisi Rp16.896 per dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan tekanan yang masih berlanjut sejak awal pekan, seiring meningkatnya permintaan dolar AS secara global.

Kementerian Keuangan menetapkan kurs pajak mingguan sebesar Rp16.786 per dolar AS. Nilai ini digunakan sebagai acuan perhitungan perpajakan dan kepabeanan dalam transaksi perdagangan internasional.

Analis valuta asing menilai pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan indeks dolar AS serta prospek kebijakan moneter Amerika Serikat yang masih cenderung ketat. Kondisi tersebut mendorong investor global menempatkan dana pada aset berbasis dolar.

Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS turut menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, akibat arus keluar modal dari pasar keuangan regional.

Di dalam negeri, pelaku pasar mencermati langkah Bank Indonesia yang terus melakukan intervensi terukur guna menjaga stabilitas nilai tukar. Bank sentral menegaskan komitmennya berada di pasar untuk meredam volatilitas, khususnya pada awal tahun yang identik dengan tingginya kebutuhan likuiditas dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *