Manipulasi Atribut Kepolisian: Pakar Minta Publik Waspada terhada
BERITA

Manipulasi Atribut Kepolisian: Pakar Minta Publik Waspada terhadap Upaya Diskredit Institusi

×

Manipulasi Atribut Kepolisian: Pakar Minta Publik Waspada terhadap Upaya Diskredit Institusi

Sebarkan artikel ini

NEMUKABAR.COM – Pengamat Centre for Islamic and Ethnic Studies (CIE), Muhammad Chaerul, meminta publik tidak membangun asumsi prematur terkait temuan lencana Polri dan tanda Akademi Kepolisian (Akpol) di dalam Nissan X-Trail hitam bernomor D 1160 UN yang ditemukan ringsek di KM 136 Tol Trans Sumatra jalur B, Kamis (20/11/2025).

Chaerul menjelaskan bahwa atribut institusi keamanan dapat diperoleh secara bebas melalui toko peralatan taktis maupun platform daring, sehingga keberadaannya tidak otomatis menunjukkan keterlibatan anggota Polri.

“Lencana Polri banyak dijual bebas. Karena itu publik tidak boleh tergesa-gesa menarik kesimpulan,” kata Chaerul kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).

Ia menilai terdapat kemungkinan bahwa atribut tersebut ditempatkan secara sengaja oleh pelaku untuk mengaburkan jejak identitas atau bahkan memicu persepsi negatif terhadap institusi kepolisian. “Kuat dugaan pelaku meletakkan atribut itu untuk mendistorsi citra polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim PJR Ditlantas Polda Lampung bersama Bravo Tol Bakter dan BKO TNI Korem 043/Garuda Hitam menemukan mobil dalam keadaan kosong dan rusak parah tanpa pengemudi. Pemeriksaan lanjutan mengarah pada penemuan lima tas besar berisi lebih dari 75.085 butir ekstasi, termasuk satu tas biru di dalam kabin dan empat tas tambahan di area underpass sekitar lokasi.

Dalam penelusuran, petugas juga menemukan lencana Polri, tanda Akpol, sebuah ransel, dan alat hisap bong. Aparat kini tengah mendalami dugaan upaya pengaburan identitas serta metode penyamaran yang digunakan pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *