NEMUKABAR.COM – Film horor-drama Alas Roban mencuri perhatian publik sejak penayangan perdananya pada Kamis (15/1/2026). Film ini disebut berhasil meraih lebih dari 176 ribu penonton di hari pertama tayang.
Capaian tersebut menjadi angin segar bagi industri film Indonesia yang sempat diwarnai kekhawatiran penurunan jumlah penonton sepanjang 2025. Alas Roban mengangkat horor psikologis berbasis mitologi lokal di jalur Pantura Jawa Tengah.
Antusiasme penonton terlihat dari ramainya perbincangan di media sosial, yang turut menjadi promosi organik bagi film ini.
Salah satu faktor yang turut mendongkrak perhatian terhadap film ini adalah percakapan organik di media sosial. Banyak penonton membagikan kesan awal, spekulasi cerita, hingga teori-teori terkait mitos Alas Roban.
Efeknya, film ini mendapatkan promosi gratis dari mulut ke mulut digital. Hal ini menunjukkan bahwa antusiasme penonton masih bisa tumbuh kuat ketika film memiliki daya tarik cerita yang relevan dan unik.












