NEMUKABAR.COM – Chelsea FC membuka tahun 2026 dengan keputusan besar yang mengejutkan publik sepak bola. Klub asal London tersebut secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih kepala Enzo Maresca pada 1 Januari 2026, setelah sekitar satu setengah tahun menukangi tim utama.
Meski sempat mencatatkan prestasi penting, termasuk menjuarai UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub, perjalanan Maresca di Stamford Bridge tidak sepenuhnya mulus. Dalam beberapa pekan terakhir, performa Chelsea menurun signifikan dengan hanya satu kemenangan dari tujuh pertandingan Liga Inggris.
Namun, sumber internal menyebut bahwa alasan utama perpisahan ini bukan semata hasil di lapangan. Hubungan antara Maresca dan jajaran manajemen klub dikabarkan memburuk dan sulit dipertahankan. Ketegangan internal tersebut akhirnya menjadi faktor penentu keputusan berpisah.
Maresca, pelatih asal Italia yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari staf kepelatihan Manchester City, bergabung dengan Chelsea pada 2024. Ia membawa pendekatan permainan menyerang dan sempat menuai pujian. Namun, dinamika internal klub dan tekanan tinggi di Liga Inggris membuat posisinya semakin terjepit.
Seiring kepergian Maresca, nama Liam Rosenior mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti pelatih kepala Chelsea. Rosenior saat ini menukangi RC Strasbourg di Ligue 1, klub yang berada di bawah kepemilikan konsorsium yang sama dengan Chelsea. Faktor keterkaitan kepemilikan, performa positif Strasbourg, serta reputasi Rosenior sebagai pelatih muda progresif membuatnya difavoritkan.
Meski demikian, hingga kini manajemen Chelsea belum mengumumkan keputusan resmi terkait pelatih anyar. Untuk sementara waktu, klub menunjuk pelatih tim U-21, Calum McFarlane, sebagai pelatih interim.
Chelsea saat ini masih berada di papan tengah atas klasemen Liga Inggris, namun tertinggal dari persaingan empat besar. Penunjukan pelatih baru dinilai krusial untuk menentukan arah klub di sisa musim kompetisi domestik dan Eropa.












