Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Halte Transjakarta di Tol
REGIONAL

Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Halte Transjakarta di Tol Desari Direncanakan Tahun Ini

×

Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Halte Transjakarta di Tol Desari Direncanakan Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Depok bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan akan membangun halte permanen di titik pemberhentian rute Sawangan–Lebak Bulus yang berada dekat pintu Tol Depok–Antasari (Desari).

NEMUKABAR.COM – Pemerintah Kota Depok bekerja sama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana membangun halte permanen di titik pemberhentian bus Transjakarta rute Sawangan–Lebak Bulus yang berada di sekitar pintu Tol Depok–Antasari (Desari).

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Depok, Supian Suri, usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Kamis (15/1/2026). Menurutnya, tingginya volume penumpang menjadi alasan utama perlunya pembangunan fasilitas pendukung yang memadai.

Supian mengatakan, hasil koordinasi antara Dinas Perhubungan Kota Depok dan pihak Transjakarta menyepakati perlunya survei teknis untuk menentukan desain dan kebutuhan halte permanen di lokasi tersebut.

“Dinas Perhubungan sudah berkoordinasi dengan Transjakarta. Dalam waktu dekat akan dilakukan survei untuk melihat kebutuhan pembangunan halte di titik ini,” kata Supian, dikutip Nemuakabar.com, Kamis (15/01/2025).

Selain halte permanen, Pemkot Depok juga menyiapkan fasilitas tap on bus portabel agar penumpang dapat melakukan transaksi tiket tanpa harus berpindah tempat saat bus tiba.

Supian menjelaskan, pembangunan halte akan menjadi tanggung jawab Transjakarta, sementara Pemkot Depok menyiapkan lahan dan melakukan penataan sementara sebelum halte rampung dibangun.

“Targetnya tahun ini. Jika belum memungkinkan, kami akan memindahkan barrier beton dan menyiapkan landasan sementara agar area bekas pos dapat dimanfaatkan sebagai halte,” ujarnya.

Sebelumnya, antrean panjang penumpang kerap terlihat di lokasi tersebut karena belum adanya halte permanen. Penumpang harus menunggu di ruang terbuka tanpa pelindung dari panas maupun hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *